Rabu, 13 Juli 2011

H.R. Makagansa (Ompa) dan Jabes E Gaghana menjadi pasangan yang mendaftarkan diri ke KPUD Sangihe selaku calon bupati dan wakil bupati usungan PDI Perjuangan yang akan berkompetisi dengan pasangan lainnya pada Pilkada Oktober 2011 mendatang. Di belakang Ompa ada Sinyo Sarundajang (SHS) dan Jabes berada dalam payung yang digenggam tangan kuat Olly Dondokambey. Kedua politisi provinsi Sulut itu bekerjasama merajut Ompa dan Jabes sesuai kehendak dan kepentingan mereka, yang berkorelasi dengan pencalonan Olly dan pasangan Wagub yang akan diusulkan Sarundajang nantinya.

Bagaimanapun komposisi hasil survey dari LSI maupun lembaga lain, benar-benar tidak menjadi rujukan bagi pengambilan keputusan mengenai penentuan pasangan yang dinilai layak berkompetisi. Artinya, siapa saja yang menurut pandangan SHS layak dimajukan sebagai Calon Bupati, maka hal itu pasti terjadi. Olly pun rela menempatkan Jabes kembali bertarung pada posisi papan dua setelah kerelaan itu sebelumnya diberikan oleh Sualang ketika Jabes dipasangkan dengan Saindeho dalam paket Saligana.

Olly bersikap seperti Sualang walau hanya berbeda pada situasi strategisnya saja. Tetapi fakta politik menerangkan bagaimana kepiawaian seorang SHS dalam mengendalikan parpol sekelas PDIP dari luar sistemnya. Disinilah letak kelemahan Olly dalam bersikap. Akan tetapi kelemahan ini mungkin juga disengaja, agar Olly mendapatkan peluang yang besar untuk dikelola menjadi kekuatan bagi dirinya pada pencalonan gubernur di masa yang akan datang.

Kapan ada pemimpin yang berasal dari rakyat di daerah, kalau semuanya dapat disiasati/diakali oleh kelompok elit?
Ilustrasi Nakalku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar